Karakter Anime Katsugeki Touken Ranbu

Yuk Belajar Sejarah Jepang Sambil Baca Review Anime ‘Katsugeki Touken Ranbu’

Posted on

Sebelum membaca sinopsis, yuk kenalan sama para karakternya agar lebih mendalami dan meresapi sambil menghayal gimana serunya perjuangan para Touken Danshi dalam mempertahankan alur sejarah.

Izuminokami Kanesada (seiyuu: Ryohei Kimura)

Izuminokami Kanesada

Horikawa Kunihiro (seiyuu: Junya Enoki)

Horikawa Kunihiro

 

            Mutsunokami Yoshiyuki (seiyuu: Kento Hama)

Mutsunokami Yoshiyuki

Yagen Toushiro (seiyuu: Seiichiro Yamashita)

Yagen Toushiro

  Tonbokiri (seiyuu: Toru Sakurai)

 Tonbokiri

Tsurumaru Kuninaga (seiyuu: Soma Saito)

           Tsurumaru Kuninaga

Konnosuke (seiyuu: Takuma Nagatsuka)

 

                                    Konnosuke

                                                     Saniwa (seiyuu: Junko Minagawa)                                                         

 Saniwa

Perjuangan para Touken Danshi melawan Pasukan Retrograde belumlah usai. Saniwa, Master baru bagi para Touken Danshi kini memperlihatkan wujudnya dan ikut terjun dalam pertarungan meskipun dia memiliki batas waktu tertentu.

Kali ini, duo pedang milik Hijikata Toshizo yaitu Horikawa Kunihiro dan Izuminokami Kanesada ditambah rubah bernama Konnosuke yang mengemban tugas dari sang Master untuk menjaga sejarah dari Pasukan Retrograde di Tanjung Kokuchou. Di malam hari yang sunyi, ketika mereka berpatroli di sekitar kastil, tiba-tiba musuh muncul dan terjadilah pertempuran sengit diantara mereka. Meskipun mereka berdua berhasil mengalahkan Pasukan Retrograde di kastil namun, musuh lainnya yang lebih banyak keluar ketika kebakaran terjadi dan Saniwa pun datang dengan memanggil tiga pedang tambahan untuk melawan musuh, mereka adalah Tonbokiri, Yagen Toushiro dan Mutsunokami Yoshiyuki.

Meskipun banyak korban berjatuhan, Pasukan Retrograde yang muncul pada malam itu telah berhasil mereka kalahkan. Dan ‘unit dua’ pun dibentuk, yang beranggotakan mereka berlima dan Saniwa menunjuk Izuminokami Kanesada sebagai komandan. Setelah istirahat dan makan, mereka kemudian melanjutkan infestigasi. Dari awal, Izuminokami merasakan suatu keganjilan tentang pergerakan Pasukan Retrograde, siapa sangka ternyata musuh-musuh yang mereka kalahkan selama ini hanyalah umpan, dan tujuan musuh sebenarnya adalah perang antara Jepang dan Belanda dengan memanfaatkan kapal uap miliki Belanda yang berlabuh di daerah itu.

Di siang hari yang cerah ketika Mutsunokami dan Tonbokiri mengamati kapal Belanda, tiba-tiba ledakan terjadi dan banyak memakan korban, memang kejadian itu tidak banyak mengubah sejarah namun tetap saja kejadian dimana kapal itu hancur di Tanjung Kokuchou seharusnya tidak tercatat dalam sejarah. Ledakan tersebut terjadi bukan karena ulah Pasukan Retrograde namun para Roushi (samurai tak bertuan) lah yang melakukannya karena mereka berasumsi bahwa orang asing harus disingkirkan, dan Paukan Retrograde memanfaatkan hal itu untuk memicu perang antara kedua negara. Unit dua kemudian terbagi menjadi dua kelompok untuk memata-matai dua tempat persembunyian para Roushi. Ketika para Roushi bergerak untuk mengusir pendatang asing (Belanda) tiba-tiba Pasukan Retrograde muncul dan menyerang unit dua, namun musuh berhasil dikalahkan dan para Roushi berhasil ditangkap polisi sesuai dengan alur sejarah.

Simak juga: Jadwal Tayang Anime Touken Ranbu: Hanamaru ~Makuai Kaisōroku~

Setelah istirahat selama tiga hari, unit dua kemudian melanjutkan misi ke Edo, disana, mereka ditugaskan untuk menjaga pertemuan antara Katsu Kaishu dan Saigou Takamori dari serangan musuh, karena berkat pertemuan tersebut era Tokugawa yang berlangsung selama 260 tahun akan berakhir. Pertemuan itu pun berlangsung hingga senja tiba, namun tidak ada tanda-tanda munculnya Pasukan Time Retrograde. Ketika unit dua menemukan suatu keganjilan dan berusaha untuk mencari tahunya, tiba-tiba musuh datang, tepatnya di jembatan tempat Katsu Kaishu dan Saigou Takamori menyeberang, dan musuh itu bukanlah yang biasa mereka lawan, melainkan salah satu Pasukan Time Retrograde jenis Ootachi yang sangat kuat. Yagen yang terpisah dari 4 anggota lainnya berhasil mengalahkan Pasukan Time Retrograde yang berada di pelabuhan, dan kemudian dia meneruskan infestigasi untuk mengikuti seorang samurai yang dicurigai sebagai musuh di sebuah kapal. Izuminokami dan Mutsunokami kemudian pergi meninggalkan Tonbokiri dan Horikawa untuk bergabung bersama Yagen, dan disinilah mereka menyadari tujuan utama samurai itu (pengikut Shogun) adalah untuk membombardir tempat pertemuan dengan menggunakan meriam kapal yang berlayar di dekat mereka berdua. Yagen yang menghentikan para pengikut Shogun tiba-tiba diserang oleh Pasukan Time Retrograde, ketika keadaan sangatlah tidak menguntungkan bagi unit dua, tiba-tiba terjadi distorsi ruang waktu yang besar tepat di atas kapal, namun bukan Pasukan Time Retrograde yang keluar dari distorsi itu melainkan salah satu Touken Danshi, yaitu Tsurumaru Kuninaga.

Berkat kedatangan Tsurumaru, pertempuran di kapal pun dimenangkan oleh para Touken. Beberapa saat kemudian Tsurumaru menyampaikan pesan dari Saniwa kepada Izuminokami bahwa metode yang digunakan Pasukan Time Retrograde untuk mengubah sejarah pada masa itu ada dua yaitu dengan mengacaukan pertemuan dan dengan membakar seluruh Edo. Tepat setelah Tsurumaru menyampaikan pesan itu, terlihat bayangan hitam di depan kapal mereka, dan bayangan itu adalah kapal Pasukan Time Retrograde dengan jumlah yang lebih banyak. Di sisi lain, Horikawa dan Tonbokiri yang bertarung melawan Ootachi dikagetkan dengan munculnya rombongan Katsu Kaishu, dan tiba-tiba Ootachi berubah menjadi lebih agresif seperti waktu yang ia tunggu telah tiba. Setelah menjatuhkan Tonbokiri, Ootachi kemudian melesat menuju tempat yang tinggi dan memberikan sinyal kepada teman-temannya dengan auman kerasnya. Setelah mendengar dan melihat cahaya hijau yang dikeluarkan oleh Ootachi, Pasukan Time Retrograde langsung menembakkan meriam ke Edo, melihat kejadian itu, Izuminokami memberi perintah untuk menabrakkan kapal mereka denga kapal Pasukan Time Retrograde untuk menghentikannya. Di lain tempat, pertarungan sengit antara Tonbokiri melawan Ootachi akhirnya dimenangkan oleh Tonbokiri meskipun dia terluka parah hingga tak sadarkan diri. Pertarungan yang berada di kapalpun berakhir ketika Izuminokami jatuh kedalam laut, dan longlongan Konnosuke yang membuat mereka kembali ke benteng menandakan bahwa misi mereka selesai.

Setibanya di benteng, Tonbokiri dan Izuminokami langsung mendapatkan perawatan oleh Saniwa. Beberapa saat kemudian, Izuminokami sadar dan keluar untuk berpikir, entah apa yang mengganggunya hingga ia membicarakan masalahnya dengan Mikazuki. Di lain tempat unit kedua berkumpul untuk menjenguk Tobokiri yang baru saja sadar, namun Izuminokami tidak disana karena dia berada di tempat Mikazuki.

Unit satu yang baru saja mendapatkan anggota baru, mendapatkan misi dari Master untuk pergi ke Kyoto. Mereka sekarang berada di era dimana insiden Eiroku barusaja selesai sebulan yang lalu. Ketika unit satu sampai di ibukota, mereka sedikit terganggu karena disana sangat sepi, karena penduduk sedang bersembunyi dari serangan seorang pembantai. Unit satu kemudian mencari tahu tentang pembantai tersebut dengan berpencar, sampai akhirnya pembantai itu muncul di hadapan Honebami dan dengan sengaja dia menuntun Honebami untuk mengikutinya. Sepeninggal Honebami, Yamanbagiri dan anggota lainnya kemudian berkumpul untuk mencaritahu dimana pembantai itu berada, dan tempat itu adalah kastil Nijou, kastil tempat tinggal Ashikaga Yoshiteru (pemilik Honebami dan Mikazuki di masa lalu) yang terbakar sejak insiden sebulan yang lalu (Insiden Eiroku). Di kastil itulah Honebami menghadapi sang pembantai seorang diri, ketika Honebami dalam kondisi terpojokkan, anggota unit satu lainnya datang untuk membantu, dan kemudian terjadi pertarungan yang sengit antara para Token Danshi dan Pasukan Time Retrograde, yang akhirnya dimenangkan oleh para Touken Danshi. Ketika pertarungan selesai, Honebami bertanya-tanya mengapa sang pembantai tadi sengaja menuntunnya di kastil Nanjou, dan pertanyaan itu dijawab oleh Mikazuki, bahwa jika dia itu memang Ashikaga Yoshiteru yang mungkin saja dikendalikan oleh Pasukan Time Retrogade, maka dia ingin agar Honebami menghentikannya.

Review Anime Katsugeki Touken Ranbu
Unit pertama

Misi unit pertama ternyata belumlah selesai, mereka masih memiliki misi lainnya yaitu memberikan sejumlah makanan untuk para warga yang kehilangan kerabat atau tempat tinggal gara-gara ulah Pasukan Time Retrograde. Di benteng tempat para Touken tinggal, Izuminokami menemui seluruh anggota unit kedua secara pribadi untuk mengajak mereka berjuang kembali dengannya. Setelah mereka (unit kedua) berkumpul kembali di ruangan Tonbokiri, tiba-tiba Konnosuke datang dan menyampaikan pesan dari Saniwa agar Izuminokami datang menemuinya. Saniwa kemudian memerintah unit kedua untuk menjalankan misi mereka yang baru.

Simak yuk : Pemain Baru Saredo Tsumibito wa Ryū to Odoru: Dance with the Dragons

Kali ini, unit kedua ditugaskan untuk pergi ke Kyoto, dan melindungi Sakamoto Ryoma dari kejaran para Penegak Hukum. Unit kedua kemudian terpisah untuk menjaga rute-rute pelarian Sakamoto Ryoma, dan sesuai dengan dugaan, Pasukan Time Retrograde mengincar rute-rute pelarian itu namun, mereka berhasil dikalahkan oleh unit kedua. Ketika Sakamoto Ryoma melarikan diri bersama pelayannya di rute yang sepi, tiba-tiba salah satu Pasukan Time Retrograde menyerang pelayan itu hingga tak sadarkan diri. Semua unit kedua yang berhasil mengalahkan musuh kemudian berkumpul di gudang kayu tempat Sakamoto Ryoma bersembunyi namun, yang mereka tunggu tidak juga menunjukkan wujudnya, entah apa yang terjadi, para Penegak Hukum mendatangi gudang kayu padahal seharusnya mereka tidak akan pergi ke gudang kayu itu. Ini berarti, sejarah telah berubah. Di lain tempat, Mutsunokami yang sengaja menjaga rute lainnya karena menghindari pertemuannya lagi dengan Sakamoto Ryoma yang merupakan tuan lamanya, malah bertemu dengan Sakamoto yang dikejar oleh para Penegak Hukum. Mutsunokami kemudian memaksakan dirinya untuk menyelamatkan tuan lamanya, hingga mereka berdua berhasil sampai ke kediaman klan Satsuma. Di sana, unit kedua bertarung dengan Pasukan Time Retrograde yang ingin menghancurkan klan Satsuma, namun Pasukan Time Retrograde berhasil dikalahkan dan Sakamoto Ryoma pun selamat walaupun tangannya terluka dan tidak bisa menggunakan pedang lagi, itulah mengapa Sakamoto Ryoma kemudian menggunakan pistol sebagai senjatanya yang lain.

Unit kedua yang berhasil melindungi Ryoma belum diperbolehkan kembali oleh Saniwa, karena Pasukan Time Retrograde masih berada disana dan bersembunyi untuk membunuh Sakamoto Ryoma. Pasukan Time Retrograde mengambil kesempatan ketika Sakamoto menyelinap keluar dari klan Satsuma untuk melihat bunga, dan disana, Pasukan Time Retrograde sengaja untuk membantu Shinsengumi untuk menemukan Sakamoto, padahal hal tersebut seharusnya tidak pernah terjadi. Ketika Horikawa menjaga Sakamoto, dia melihat Izuminokami yang menangis setelah bertemu sekilas dengan Hijikata Toshizo, dan Izuminokami tetap memutuskan untuk melindungi sejarah meskipun akan membuat Hijikata sengsara di masa depannya. Mendengar pernyataan itu, Horikawa tidak setuju dan pergi ke arah yang berlainan dengan Izuminokami.

Pagi telah tiba, semua anggota unit kedua berkumpul bersama kecuali Horikawa. Saat mereka mengawasi klan Satsuma, mereka melihat Sakamoto Ryoma dan istrinya pergi, padahal seharusnya Sakamoto Ryoma meninggalkan klan Satsuma masih 2 minggu lagi. Unit kedua kemudian terbagi, Izuminokami, Mutsunokami dan Konnosuke tetap tinggal untuk mencari Horikawa, dan tiga anggota lainnya pergi mengikuti Sakamoto Ryoma. Izuminokami dan Mutsunokami terus mencari Horikawa dengan menerka-nerka apa yang akan dilakukannya. Saat itulah tiba-tiba kediaman klan Satsuma terbakar, dan hal ini berlawanan dengan sejarah. Kebakaran itu terjadi karena perbuatan Pasukan Time Retrograde, pertarungan pun terjadi, hingga tiba-tiba Horikawa datang, dan dia telah memutuskan untuk pergi melindungi masa depan Hijikata Toshizo, dan mengajak Izuminokami untuk bergabung dengannya namun, Izuminokami tetap setia mengabdi pada tuannya yang sekarang yaitu Saniwa. Horikawa kemudian menyuruh Izuminokami untuk membunuhnya, namun dia tidak bisa.

Horikawa yang gagal mengajak Izuminokami kemudian pergi meninggalkan unit kedua, tinggallah Izuminokami dan Mutsunokami yang merenung dan memandangi kebakaran di depan mereka hingga tiba-tiba Saniwa datang dan mengajak mereka berdua untuk pergi menjelajah ruang dan waktu menuju Hakkodate, yaitu tempat dimana pertarungan Hijikata Toshizo dan Shinsengumi berakhir. Di sana, Pasukan Time Retrograde lagi-lagi mencampuri urusan Pasukan Kekaisaran dengan Bafuku, karena jumlah Pasukan Time Retrograde yang sangat banyak muncul, maka Saniwa kemudian memanggil bala bantuan lain, mereka adalah Oodenta, Higekiri, Hizamaru, dan Yamanbagiri. Mereka berempat kemudian menghadang musuh agar Izuminokami, Mutsunokami dan Saniwa bisa lewat. Sayang sekali waktu Saniwa habis dan kembali lagi ke benteng. Izuminokami kemudian pergi ke Gouryoukaku untuk menyelesaikan urusannya dengan tuan lamanya (Hijikata) dan juga Horikawa.

Review Anime Katsugeki Touken Ranbu

Sesampainya di Gouryoukaku alangkah terkejutnya Izuminokami ketika melihat Horikawa menjadi salah satu anak buah Hijikata. Ternyata, selama ini Horikawa bergabung dengan Hijikata dan melindunginya selama tiga tahun, dan tujuannya adalah agar Izuminokami yang masih berwujud pedang di masa lalu bisa ikut berperang dengan Hijikata hingga akhir hayatnya, karena sejarah mengatakan bahwa ‘pedang’ Izuminokami Kanesada dikirim oleh Hijikata kembali ke kampung halamannya. Namun Izuminokami berhasil meyakinkan Hijikata dan dia tetap mengirim ‘pedang’ Izuminokami Kanesada ke kampung halaman.

Setelah itu, Izuminokami menuju ke Ippongi Kanmon tempatnya berjanji untuk berkumpul dengan Mutsunokami, disana, sesuai perhitungan Saniwa, 1000 Pasukan Time Retrograde datang untuk melawan Pasukan Kekaisaran. Para Touken Danshi yang melawan 1000 musuh kewalahan karena banyaknya musuh, sampai tiba-tiba Mikazuki Munechika datang disusul dengan sisa anggota unit pertama dan unit kedua, yang dikirim oleh Saniwa. Gabungan pertama kali unit pertama dan kedua ini ahirnya bisa mengalahkan semua Pasukan Time Retrograde dan pertarungan antara Pasukan Kekaisaran melawan Pasukan Bafuku pun berjalan sesuai sejarah. Disana, Izuminokami dan Horikawa, melihat tuan lama mereka tertembak mati. Setiap Touken Danshi pasti sedih melihat tuannya mati, namun sekali lagi mereka berhasil melindungi sejarah, dan akhirnya unit keduapun lengkap dengan Horikawa Kunihiro yang telah kembali.

Zzzuan
Manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang !!!